Safehub, sebuah startup analisis data gempa, mendapatkan pendanaan baru sebesar 9 juta USD untuk membangun rangkaian informasi kerusakan gempa bumi secara realtime berbasis sensor dan data analytics.

Didirikan pada tahun 2015 oleh beberapa engineer struktur dan ahli manajemen risiko bencana, Safehub menawarkan informasi dampak kerusakan pada bangunan akibat gempa bumi secara realtime. Platform menggabungkan sensor, data analytics, dan data yang bersumber dari pihak ketiga.

Safehub membuat sensor dengan biaya produksi rendah dan mudah dipasang, mengukur dinamika tanah dan respon bangunan, serta perubahan frekuensi alami bangunan, kemudian memprediksi kerusakan bangunan dan nilai kerugiannya.

Jika terjadi gempa bumi, Safehub akan mengirim peringatan kerusakan yang bisa ditindaklanjuti dan melalui sms, email, dan dashboard web dalam beberapa menit. Sensor yang dipasang juga untuk mengevaluasi dan menyempurnakan program asuransi.

Memiliki akses realtime ke data dan insight sangat penting untuk memahami, melakukan penilaian, dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here