• Jika anda ingin mencapai sesuatu yang besar, anda pasti akan menyusun plan.
  • Plan adalah panduan anda untuk eksekusi sehari-hari.
  • Plan sangat bisa diandalkan untuk membuat progress.

Hambatan paling besar dalam mempertahankan produktivitas dan menghasilkan output maksimal adalah, anda tidak memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang akan anda kerjakan setelah ini. Symptomnya adalah menunda-nunda.

Tidak tau apa yang selanjutnya harus anda kerjakan, bisa diatasi dengan menyusun planning. Menunda-nunda pekerjaan bisa diatasi dengan memecah tugas menjadi satuan-satuan yang kecil.

“Jangan memulai hari anda sebelum selesai menyusun planning. Jangan memulai minggu anda sebelum selesai menyusun planning. Jangan memulai bulan anda sebelum selesai menyusun planning. Plan your day!”, demikian nasehat Jim Rohn, mentor dari Tony Robbins yang ngetop itu.

Terkadang kita punya begitu banyak keinginan. Menyelesaikan tugas harian lebih banyak, membaca lebih banyak buku, memulai project baru, namun berakhir hanya di angan-angan dan penundaan, jika anda tidak membuat planning.

Anda bisa menyusun planning untuk menyelesaikan tugas penting harian, berolahraga, makan yang sehat, membaca, belajar skill baru dan sebagainya. Planning membantu anda untuk fokus dan menghindari distraksi yang begitu banyak saat ini.

Tentu saja dengan menyusun planning yang efektif, anda juga akan mendapatkan bonus untuk merencanakan liburan, traveling, dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Bayangkan apa yang akan anda peroleh jika mampu menyusun planning, komitmen dengannya, dan menyelesaikan apa yang harus diselesaikan. Anda akan melakukan lompatan hari demi hari, minggu demi minggu, dan bulan demi bulan.

Saat menyusun action plan, pastikan anda memahami apa yang harus anda lakukan, dan menyusun skala prioritasnya.

Orang-orang sukses menyusun hari mereka secara strategis dan memaksimalkan waktu dan energi yang mereka miliki. Planning adalah syarat awal anda menghabiskan hari secara produktif. Sementara memulai hari tanpa perencanaan, akan menjerumuskan anda pada pekerjaan reaktif, dimana aktivitas anda akan sangat mudah diinterupsi oleh keinginan orang lain.

Kemudian, kebanyakan orang juga tidak sanggup berkomitmen pada planning yang telah disusun, disebabkan tidak memiliki arah yang jelas, mau kemana. Mempersulit anda untuk memindahkan task dari todo menjadi in-progress.

Solusinya adalah tujuan yang jelas. Klarifikasi terlebih dahulu tujuan anda sebelum menyusun planning esok hari. Esok pagi, ketika anda memulai hari dengan gambaran yang jelas tentang tujuan, apa, dan kapan anda mengerjakannya, anda akan memulai hari anda dengan mudah dan menjadi lebih produktif.

Merencanakan hari anda sebenarnya perkara yang mudah:

  • Tulis semua aktivitas yang harus anda lakukan, tentu saja yang memiliki nilai tinggi, yang akan anda lakukan esok hari.
  • Identifikasi waktu terbaik untuk melakukannya.
  • Pindahkan ke daily planner anda.
  • Tuliskan kenapa anda ingin menuntaskan tugas tersebut.
  • Komit dengan perencanaan tersebut, dan pertahankan dari distraksi yang mengganggu.

Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit hari ini, untuk menyusun planning esok hari.

Ingat berapa hal berikut ini:

  • Jika anda gagal membuat planning, maka kemungkinan besar anda akan tercebur ke planning orang lain.
  • Jangan terlena dengan deadline yang masih jauh. Selesaikan apa yang bisa diselesaikan selama masih ada waktu hari itu.
  • Planning yang bagus akan jadi bola salju kesuksesan, yang perlahan-lahan makin membesar. Be patient!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here